Cara Setting Failover MikroTik (2 ISP): Internet Anti Putus & Otomatis

Halo! Kembali lagi bersama TecoTechno.com. Jika sebelumnya kita sudah membahas cara menggabungkan dua koneksi, kali ini kita akan membahas sistem keamanannya.

Bayangkan Anda sedang meeting penting atau live streaming, lalu tiba-tiba ISP utama Anda mengalami gangguan. Tanpa sistem ini, internet Anda akan mati total sampai Anda memindahkan kabel secara manual. Dengan Cara Setting Failover MikroTik, router akan mendeteksi kerusakan jalur secara otomatis dan mengalihkan koneksi ke ISP cadangan dalam hitungan detik.

Di tahun 2026, stabilitas koneksi internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan pokok. Bagi kantor atau pelaku bisnis online, memiliki satu ISP saja sangat berisiko. Namun, memiliki dua ISP tanpa konfigurasi yang tepat juga akan sia-sia. Di sinilah pentingnya memahami Cara Setting Failover MikroTik. Failover adalah sistem distribusi jaringan di mana rute cadangan akan aktif secara otomatis hanya ketika rute utama mengalami kegagalan fungsi.

Banyak pemula mengira failover sama dengan load balancing. Padahal, failover lebih fokus pada ketersediaan (availability) daripada pembagian beban. Dengan teknik ini, Anda bisa menggunakan ISP yang paling stabil sebagai jalur utama dan modem seluler atau ISP murah sebagai jalur backup. Artikel ini akan memberikan tutorial lengkap mengenai teknik Check Gateway dan Distance yang merupakan metode paling sederhana namun sangat efektif untuk pemula.


Cara Setting Failover MikroTik: Langkah-Langkah Teknis

Pastikan Anda sudah menyambungkan ISP 1 ke Ether 1 dan ISP 2 ke Ether 2.

1. Konfigurasi IP Address & NAT

Pastikan kedua interface ISP sudah mendapatkan IP dan buatlah aturan NAT agar klien bisa internetan:

  • IP > Firewall > NAT > Add. Chain: srcnat, Out-Interface: ether1, Action: masquerade.

  • Ulangi untuk ether2.

2. Mengatur Jalur Utama dan Cadangan (Distance)

Kunci dari Cara Setting Failover MikroTik terletak pada nilai Distance di menu IP Routes. Semakin kecil nilainya, semakin diprioritaskan jalurnya.

  1. Buka menu IP > Routes > Add.

  2. Masukkan Gateway ISP 1 (Contoh: 192.168.1.1).

  3. Set Distance: 1.

  4. Ubah Check Gateway: ping. (Ini wajib agar router memantau status ISP).

  5. Klik OK.

3. Mengatur Jalur Backup

  1. Klik Add (+) lagi.

  2. Masukkan Gateway ISP 2 (Contoh: 192.168.2.1).

  3. Set Distance: 2.

  4. Klik OK.

Cara Setting Load Balancing MikroTik (2 ISP) Agar Internet Stabil


Cara Kerja Sistem Failover

Setelah langkah di atas selesai, MikroTik akan terus mengirimkan paket “Ping” ke Gateway ISP 1 setiap 10 detik.

  • Jika ISP 1 membalas, maka jalur tetap lewat ISP 1 (karena Distance 1 lebih kecil dari 2).

  • Jika ISP 1 gagal membalas (RTO), MikroTik akan menganggap jalur tersebut mati dan secara otomatis mengaktifkan rute dengan Distance 2 (ISP 2).

  • Begitu ISP 1 kembali normal, internet akan otomatis berpindah kembali ke jalur utama.

 


Kelebihan & Kekurangan Failover

Keunggulan Utama:

  1. Otomatisasi Penuh: Tidak perlu cabut-pasang kabel atau mengubah settingan saat internet mati.

  2. Hemat Resource: Tidak membebani CPU router karena hanya menggunakan fitur routing dasar.

  3. Keandalan Tinggi: Sangat cocok untuk sistem CCTV atau server lokal yang harus online 24 jam.

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan:

  1. Bandwidth Tidak Terakumulasi: Anda hanya menggunakan satu jalur dalam satu waktu.

  2. Potensi “False Positive”: Jika gateway ISP bisa di-ping tapi internet sebenarnya mati (gangguan pusat), failover dasar terkadang tidak aktif. Untuk ini, dibutuhkan teknik Recursive Gateway.


FAQ (Featured Snippet Ready)

1. Apa fungsi ‘Check Gateway: ping’ pada MikroTik? Fungsinya adalah untuk memverifikasi apakah jalur ISP masih aktif. Jika ping gagal, router akan mematikan rute tersebut dan mencari rute lain.

2. Berapa nilai Distance yang sebaiknya saya gunakan? Gunakan nilai 1 untuk ISP yang paling cepat/utama, dan nilai 2 atau lebih besar untuk ISP cadangan.

3. Apakah failover bisa menggunakan modem USB? Bisa, selama modem tersebut terbaca sebagai interface di MikroTik, Anda tinggal memasukkan interfacenya ke dalam menu Routes.

4. Mengapa internet saya tidak otomatis pindah saat kabel dicabut? Pastikan Anda sudah mengisi “Check Gateway” dan tidak ada Static Route lain yang mengganggu prioritas Distance.

5. Apakah Failover aman dari serangan hacker? Failover hanyalah metode routing. Untuk keamanan, Anda tetap harus melakukan pengamanan tambahan pada firewall.


Kesimpulan & CTA

Menerapkan Cara Setting Failover MikroTik adalah langkah cerdas untuk memastikan konektivitas tanpa batas di rumah maupun kantor. Dengan pengaturan Distance dan Check Gateway yang benar, Anda tidak perlu lagi khawatir dengan drama internet putus saat sedang sibuk bekerja.

Apakah Anda pernah mengalami gangguan ISP saat sedang meeting penting? Tulis ceritamu di kolom komentar ya!

Butuh bantuan konfigurasi MikroTik yang lebih kompleks? Bagikan artikel ini jika bermanfaat, dan pastikan jaringan Anda selalu aman bersama Tecotechno!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top