Pernahkah Anda menyalakan komputer, memasukkan kata sandi dengan benar, namun justru disambut oleh pesan berbunyi “The User Profile Service failed the sign-in. User profile cannot be loaded”? Fenomena ini merupakan salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna sistem operasi Windows. Ketika error ini terjadi, Anda akan terlempar kembali ke halaman lock screen dan tidak dapat mengakses desktop maupun file penting di dalamnya.
Masalah User Profile Cannot Be Loaded umumnya muncul setelah sistem melakukan pembaruan, terjadi pemadaman listrik mendadak saat komputer digunakan, atau akibat serangan malware. Windows memang dirancang agar setiap profil pengguna memiliki konfigurasi tersendiri, namun jika terdapat file registri yang rusak, akses ke profil tersebut dapat terganggu.
Membahas masalah ini sangat penting karena kehilangan akses ke akun utama dapat menghambat produktivitas dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan data pribadi. Kabar baiknya, pada sebagian besar kasus, data pengguna masih tersimpan aman dan hanya profil yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Cara Setting Virtual Camera menggunakan OBS Studio
Cara Mengatasi Error “User Profile Cannot Be Loaded”
Untuk memperbaiki masalah ini, Anda perlu masuk ke Safe Mode atau menggunakan akun Administrator lain yang masih dapat diakses. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.
Masuk ke Safe Mode Windows
Karena Anda tidak dapat masuk ke desktop secara normal, langkah pertama adalah membuka menu pemulihan Windows.
- Nyalakan komputer, lalu saat logo Windows muncul tekan dan tahan tombol Power hingga perangkat mati.
- Ulangi proses ini sebanyak 2–3 kali sampai muncul layar Preparing Automatic Repair.
- Pilih Advanced Options → Troubleshoot → Advanced Options → Startup Settings → Restart.
- Setelah komputer menyala kembali, tekan angka 4 atau F4 untuk masuk ke Safe Mode.

Memperbaiki Registri Windows
Setelah berhasil masuk ke Safe Mode, lakukan langkah berikut:
- Tekan Windows + R, ketik
regedit, lalu tekan Enter. - Masuk ke lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ProfileList - Cari folder yang diawali dengan nama S-1-5 dan deretan angka panjang.
- Perhatikan apakah terdapat dua folder serupa, di mana salah satunya memiliki akhiran
.bak. - Klik kanan folder tanpa
.bak, pilih Rename, lalu tambahkan.bkdi bagian akhir. - Klik kanan folder yang memiliki akhiran
.bak, lalu hapus akhiran tersebut. - Pilih folder yang baru diubah tadi.
- Pada panel kanan, cari RefCount, klik dua kali, lalu ubah nilainya menjadi 0.
- Cari State, klik dua kali, lalu ubah nilainya menjadi 0.
- Tutup Registry Editor dan restart komputer secara normal.

Membuat Akun Pengguna Baru
Jika metode registri tidak berhasil, Anda dapat membuat akun baru.
- Buka Settings → Accounts → Family & Other Users.
- Klik Add someone else to this PC.
- Pilih I don’t have this person’s sign-in information.
- Klik Add a user without a Microsoft account.
- Masukkan nama pengguna dan kata sandi baru.
- Ubah tipe akun menjadi Administrator.
- Setelah masuk ke akun baru, salin data dari folder:
C:\Users\[Nama_User_Lama]

Pelajari Lebih Lengkap di Microsoft Support
Tips Optimalisasi dan Keamanan Data
Agar proses perbaikan berjalan lancar, pastikan perangkat terhubung ke sumber daya yang stabil selama proses berlangsung. Pada komputer desktop, penggunaan UPS sangat disarankan untuk mencegah mati mendadak saat melakukan perubahan pada registri.
Setelah berhasil masuk kembali ke Windows, lakukan pemindaian antivirus secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada malware yang menyebabkan kerusakan pada profil pengguna.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Jangan menghapus folder registri S-1-5 secara sembarangan tanpa memahami fungsinya. Kesalahan pada bagian ini dapat menyebabkan akun tidak dapat digunakan sama sekali.
Selain itu, hindari mematikan komputer secara paksa ketika Windows sedang melakukan proses pembaruan sistem karena hal tersebut merupakan salah satu penyebab utama kerusakan profil pengguna.
Kelebihan & Kekurangan Metode Perbaikan
| Metode | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Perbaikan Registri (.bak) | Data, aplikasi, dan pengaturan tetap seperti semula | Cukup rumit bagi pemula dan berisiko jika salah mengubah registri |
| Membuat Akun Baru | Lebih aman dan mudah dilakukan | Harus memindahkan data serta mengatur ulang preferensi pengguna |
Secara umum, metode registri merupakan solusi terbaik jika ingin mempertahankan seluruh konfigurasi akun. Namun, bagi pengguna awam, membuat akun baru sering kali menjadi pilihan yang lebih aman dan cepat.
Dampak & Prediksi Masa Depan
Masalah User Profile Cannot Be Loaded menunjukkan pentingnya ketahanan sistem operasi terhadap kerusakan file konfigurasi. Bagi pengguna umum, masalah ini dapat menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan dan akses terhadap data pribadi.
Ke depan, Microsoft diperkirakan akan terus mengembangkan teknologi diagnostik otomatis yang mampu mendeteksi kerusakan profil pengguna sebelum proses login berlangsung. Dengan integrasi kecerdasan buatan dan sistem pemulihan yang lebih canggih, proses perbaikan kemungkinan akan menjadi lebih sederhana dan minim intervensi pengguna.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa itu error User Profile Cannot Be Loaded?
Ini adalah kondisi ketika Windows tidak dapat membaca konfigurasi akun pengguna akibat kerusakan file profil atau registri.
Apakah data saya akan hilang akibat error ini?
Tidak. Pada sebagian besar kasus, data tetap tersimpan di penyimpanan dan hanya akses ke profil yang terganggu.
Mengapa error ini bisa muncul secara tiba-tiba?
Penyebab paling umum adalah pembaruan Windows yang gagal, komputer mati mendadak, atau gangguan dari malware maupun perangkat lunak pihak ketiga.
Apakah mengganti hard disk dapat menyelesaikan masalah ini?
Tidak selalu. Error ini umumnya berasal dari kerusakan perangkat lunak, bukan kerusakan perangkat keras.
Bagaimana cara mencegah masalah ini terjadi kembali?
Gunakan prosedur shutdown yang benar, hindari memutus daya saat proses update berlangsung, serta lakukan pencadangan data secara berkala.
Kesimpulan
Error User Profile Cannot Be Loaded memang dapat membuat pengguna kehilangan akses ke akun Windows, tetapi masalah ini umumnya masih dapat diperbaiki tanpa kehilangan data. Metode perbaikan registri melalui Safe Mode maupun pembuatan akun baru merupakan dua solusi yang paling efektif untuk mengatasi masalah tersebut.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat dan berhati-hati saat melakukan perubahan pada sistem, akses ke Windows dapat dipulihkan tanpa perlu melakukan instal ulang sistem operasi.


